WhatsApp
Sensor silinder stainless steel dengan tampilan close-up pada ujung konektornya.
Sensor silinder stainless steel dengan tampilan close-up pada ujung konektornya.
Sensor Sianobakteri Air (Alga Biru-Hijau)
FOB
Metode Pengiriman:
Pengiriman Cepat
Detail Produk
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Detail Penting
Metode Pengiriman:Pengiriman Cepat
Deskripsi Produk
Deskripsi Produk

Parameter Kunci untuk Pemantauan Cyanobacteria (Alga Biru-Hijau) di Ekosistem Perairan

Pemantauan cyanobacteria berfokus pada pelacakan kepadatan populasi, distribusi spasial, dan tren temporal untuk memprediksi ledakan alga, menilai kesehatan ekologis, dan memandu mitigasi. Pertumbuhan cyanobacteria yang berlebihan dapat menyebabkan hipoksia, pelepasan racun (misalnya, mikrosistin), dan ancaman terhadap kehidupan akuatik dan kesehatan masyarakat.

Indikator Pemantauan Inti

Konsentrasi Klorofil-a: Proksi tidak langsung untuk biomassa alga karena kandungan klorofil-a pada cyanobacteria.

Fluoresensi Fikosianin/Fikoeritrin: Pigmen spesifik sianobakteri dideteksi melalui fluoresensi untuk kuantifikasi spesifik spesies.

Kepadatan Sel: Penghitungan langsung menggunakan mikroskopi atau sitometri aliran.

Deteksi Microcystin: Analisis toksin untuk penilaian risiko harmful algal bloom (HAB).

Memilih Sensor Pemantauan Cyanobacteria: Pertimbangan Utama

Pemilihan sensor bergantung pada tujuan (peringatan dini, penelitian, atau remediasi), jenis badan air (danau, sungai, waduk), dan anggaran.

1. Teknologi Sensor

Sensor Fluorometrik:

Prinsip: Mengukur fluoresensi fikosianin (PC) atau klorofil-a untuk deteksi real-time, in-situ.

Keunggulan: Respons cepat, spesifisitas tinggi, dapat digunakan di lapangan.

Contoh: Turner Designs Cyclops, YSI EXO, platform GLI dari Xylem. BGT Hydromet, sekitar 800 dolar.

Sensor Optik/Multispektral:

Menggunakan reflektansi spektral untuk mengidentifikasi komunitas alga; cocok untuk drone/satelit.

Sitometri Aliran:

Berbasis laboratorium, resolusi tingkat spesies tetapi mahal (misalnya, CytoSense).

2. Faktor Kinerja Kritis

Rentang Deteksi: Sensitivitas harus sesuai dengan konsentrasi sianobakteri yang diharapkan (misalnya perairan oligotrofik vs. eutrofik).

Anti-Interferensi: Minimalkan sensitivitas silang terhadap kekeruhan atau alga lain (misalnya, alga hijau).

Kemampuan Kedalaman: Sensor dengan rating tekanan untuk profiling di perairan dalam.

Output Data: Telemetri waktu nyata (4G/IoT) atau opsi penyimpanan offline.

3. Ketahanan Lingkungan

Tingkat Perlindungan: Peringkat IP68 untuk lapisan anti air dan anti-biofouling.

Toleransi Suhu/Salinitas: Kemampuan beradaptasi terhadap iklim ekstrem atau perairan payau.

4. Fitur Tambahan

Integrasi Multi-Parameter: Beberapa sensor menggabungkan pH, oksigen terlarut, dan kekeruhan (misalnya, YSI EXO2).

Pembersihan Otomatis: Sikat atau penyapu ultrasonik untuk mengurangi pemeliharaan.

5. Biaya & Pemeliharaan

Biaya Modal: Fluorometer (~1.500–15.000 USD); penginderaan jauh lebih mahal tetapi dapat diskalakan.

Biaya Operasional: Frekuensi kalibrasi, bahan habis pakai (misalnya, reagen), dan persyaratan pembersihan.



◀◀ Parameter Produk ▶▶


Parameter

Spesifikasi

Prinsip Pengukuran

Metode Fluorometrik (Fluoresensi Fikosianin)

Rentang Pengukuran

0–300,0 Kcells/mL

Resolusi

0,1 Kcells/mL

Akurasi

±3% dari pembacaan atau ±0,3°C, linearitas R² ≥ 0,999

Waktu Respons (T₉₀)

<30 detik

Batas Deteksi

1 Kcells/mL

Metode Kalibrasi

Kalibrasi dua titik

Metode Pembersihan

Tidak ada (Diperlukan pembersihan manual)

Kompensasi Suhu

Otomatis (sensor Pt1000)

Opsi Output

RS-485 (Modbus RTU), 4–20 mA (opsional)

Suhu Penyimpanan

-5 hingga 65°C

Kondisi Operasi

0–50°C, <0,2 MPa

Material Rumah

Baja Tahan Karat 316L

Metode Pemasangan

Submersible (berulir 3/4" NPT)

Konsumsi Daya

0.2W @ 12V DC

Catu Daya

12–24V DC

Proteksi Masuk

IP68 (Tahan air sepenuhnya, tahan debu)

Kcells/mL= Ribu sel per mililiter. T₉₀= Waktu untuk mencapai 90% dari nilai pengukuran akhir.


Cara Kerjanya

Persyaratan jarak pemasangan: Jaga jarak minimal 5cm dari dinding samping dan minimal 20cm dari bagian bawah.

.Kabel adalah kawat berpelindung twisted 4-inti. Urutan kawat didefinisikan sebagai:

Kabel merah - kabel daya (12-24VDC)

Kabel hitam - kabel ground (GND)

Youdaoplaceholder0 Garis biru - 485A

Garis putih - 485B

Sebelum menyalakan daya, periksa urutan pengkabelan dengan cermat untuk menghindari kerugian yang tidak perlu akibat pengkabelan yang salah.

Instruksi pengkabelan: Mengingat kabel terus-menerus terendam air (termasuk air laut) atau terpapar udara, semua titik pengkabelan harus diberi perlakuan anti air. Kabel pengguna harus memiliki kemampuan anti korosi tertentu.

Bagaimana cara membaca nilainya? Kami memiliki data logger layar LED khusus, dan Anda juga dapat terhubung ke platform cloud Anda sendiri untuk manajemen data


◀◀ Skenario Aplikasi ▶▶


1. Pasokan Air Minum & Perlindungan Reservoir

Kasus Penggunaan: Deteksi dini ledakan alga di sumber air baku untuk mencegah kontaminasi mikrosistin.

Mengapa Ini Berhasil:

Menargetkan fluoresensi fikosianin (PC) untuk deteksi spesifik sianobakteri.

Batas deteksi rendah (1 Kcells/mL) memungkinkan respons proaktif.

Output data waktu nyata (Modbus RTU) terintegrasi dengan sistem SCADA.

Penyebaran Umum:

Pelampung pemantauan tetap di dekat intake air.

2. Kesehatan Ekosistem Danau & Sungai

Kasus Penggunaan: Melacak dinamika cyanobacteria yang didorong oleh eutrofikasi untuk penilaian ekologi.

Mengapa Ini Berhasil:

Respons cepat (<30 detik) menangkap fluktuasi lingkungan jangka pendek.

Kompensasi suhu otomatis (Pt1000) memastikan akurasi data.

Rumah stainless steel 316L tahan terhadap korosi jangka panjang.

Penerapan Umum:

Observatorium ekologi jangka panjang di danau eutrofik.

Zona aliran masuk sungai untuk memantau transportasi alga.

3. Manajemen Kualitas Air Akuakultur

Kasus Penggunaan: Mencegah kematian ikan dengan mengendalikan pertumbuhan alga berlebih di kolam/tangki.

Mengapa Ini Berhasil:

Peringatan waktu nyata memungkinkan aerasi atau penggantian air yang tepat waktu.

Desain submersible (3/4"NPT) cocok untuk kandang atau kolam terbuka.

Peringkat IP68 tahan terhadap biofouling dan kondisi lembap.

Penerapan Umum:

Sistem budidaya udang/udang.

Tambak ikan air tawar dengan risiko ledakan alga.

4. Pengolahan Air Limbah & Lahan Basah Buatan

Kasus Penggunaan: Mengevaluasi penghilangan nutrisi (N/P) yang dimediasi alga dalam sistem pengolahan.

Mengapa Ini Berhasil:

Fluorometri meminimalkan interferensi kekeruhan.

Daya rendah (0,2W) mendukung situs terpencil bertenaga surya.

Penerapan Umum:

Lahan basah polishing efluen di IPAL.

5. Kota Pintar & IoT Air Perkotaan

Kasus Penggunaan: Perlindungan kesehatan masyarakat di badan air perkotaan (taman, kanal).

Mengapa Ini Berhasil:

Output RS-485/4-20mA terhubung ke gateway IoT (misalnya, NB-IoT).

Perawatan minimal (tanpa pembersihan otomatis) mengurangi biaya.

Penerapan Umum:

Platform peringatan dini ledakan alga untuk sungai kota.

Dasbor kualitas air kolam taman.

6. Sistem Air Pendingin Industri

Studi Kasus: Mencegah biofouling alga di menara pendingin/air proses.

Mengapa Ini Berhasil:

Rentang operasi 0–50°C mencakup kondisi industri.

Material 316L tahan terhadap korosi kimia.

Penerapan Umum:

Pemantauan air pendingin pembangkit listrik.

Keterbatasan & Pertimbangan

Hindari di:

Perairan ultra-oligotrofik (<1 Ksel/mL; verifikasi laboratorium disarankan).

Lingkungan pH ekstrem (<2 atau >12) atau tekanan tinggi (>0,2 MPa).

Protokol Validasi:

Penghitungan mikroskop berkala untuk kalibrasi sensor.

Pengujian toksin (misalnya ELISA) selama puncak blooming.

Tips Optimasi

Instalasi: Lindungi jendela optik dari sinar matahari langsung.

Pemeliharaan: Pembersihan manual (tanpa fitur pembersihan otomatis).

Pemantauan Multi-Titik: Tempatkan pada kedalaman/lokasi yang bervariasi untuk pembuatan profil spasial.


Tinggalkan informasi Anda dan
kami akan menghubungi Anda.
Wechat
WhatsApp